SANGGAU, Senin (20/10/2025) – Pemerintah Kabupaten Sanggau hari ini, Senin (20/10/2025),resmi menggelar kegiatan tahunan Beraump Bekudong’k Tahun 2025 di Gedung Balai Betomu, Sanggau. Acara yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 16.00 WIB itu dihadiri ratusan peserta dari berbagai unsur pemerintahan, mulai dari Forkopimda, anggota DPR RI, pimpinan OPD, camat, kepala desa, hingga organisasi masyarakat dan perempuan di Kabupaten Sanggau.

  • Beraump Bekudong’k

Dengan mengusung tema “Penguatan Daya Saing Daerah Melalui Transformasi Ekonomi Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, kelurahan, dan desa dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Bupati Sanggau Yohanes Ontot dalam sambutannya menegaskan bahwa Beraump Bekudong’k merupakan wadah untuk menyamakan langkah dan komitmen seluruh jajaran pemerintahan agar pelayanan publik dan pembangunan berjalan seirama.

“Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci agar pembangunan daerah kita tidak berjalan parsial. Melalui forum ini, kita satukan semangat membangun Sanggau yang lebih berdaya saing,” ujar Yohanes Ontot.

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi dialog lintas sektor, di mana para peserta membahas sejumlah isu strategis seperti penguatan ekonomi lokal, pengembangan potensi desa, serta peningkatan kualitas layanan publik di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Momen yang paling dinanti dalam acara ini adalah peluncuran resmi Brand Image Kabupaten Sanggau: “Sabang Merah.” Brand ini diharapkan menjadi identitas visual dan semangat baru bagi Sanggau dalam menggerakkan sektor ekonomi kreatif, pariwisata, serta produk unggulan lokal seperti Batik Sabang Merah yang telah dikenal di berbagai daerah.

Menurut Bupati, Sabang Merah mencerminkan semangat gotong royong, keberanian, dan kemajuan masyarakat Sanggau.

“Sabang Merah bukan sekadar simbol, tetapi tekad bersama untuk menjadikan Sanggau lebih maju, tangguh, dan berdaya saing,” tambahnya.

Beraump Bekudong’k 2025 juga menghasilkan sejumlah rekomendasi penting, antara lain:

- Penguatan sinergi antara perangkat daerah dan pemerintah desa dalam pelaksanaan program prioritas.

- Peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal di sektor ekonomi kreatif dan pertanian.

- Dukungan penuh terhadap promosi produk unggulan daerah di bawah naungan brand Sabang Merah.

- Komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang transparan, efisien, dan berkelanjutan.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai pejabat penting, di antaranya Paolus Hadi, S.IP., M.Si. selaku Anggota DPR RI Dapil Kalbar II, Kapolres Sanggau, Dandim 1204/Sanggau, serta para kepala dinas dan pimpinan instansi vertikal di lingkungan Kabupaten Sanggau.

Kehadiran mereka mempertegas dukungan nyata terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Sanggau dalam membangun sinergi lintas sektor.

Melalui kegiatan Beraump Bekudong’k 2025 dan peluncuran Sabang Merah, Pemerintah Kabupaten Sanggau menunjukkan komitmen kuat untuk melangkah ke arah transformasi ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dengan sinergi lintas sektor, inovasi kebijakan, dan semangat kemandirian daerah, Sanggau optimistis mampu memperkuat posisi sebagai salah satu daerah dengan daya saing tinggi di Kalimantan Barat.